Cinta karena Sebab

Cinta itu banyak arti dan maksud, Cinta itu pun kepada siapa banyak ragamnya, salah satu contoh dasar Cinta kepada Orang Tua. Kali ini saya ingin cerita cinta kepada teman/sahabat.
Cinta Kepada teman biasanya hanya sekedar aja, kita masih bisa bertahan tanpanya, kita masih bisa menjaga situasi hati dan perasaan ketika dalam kondisi apapun, itu namanya cinta kepada teman. kalau cinta kepada kekasih/pasangan (dalam contoh:’pacaran’) seringnya kebanyakan kaum muda ada istilah “ngak bisa hidup tanpamu”, yaaaa kira-kira seperti itu lah. Setiap detik kita memikirkannya, mengkhawatirkannya. Terkadangpun sangat berlebihan sekali perhatian yang kita berikan kepadanya, ‘itu masih tahap pacaran’ belum lagi keseriusan kejenjang yang lebih dalam (misal:nikah). Kadang-kadang kebanyak orang salah meng-artikan makna cinta itu, kenapa? cinta itu bukan hanya untuk sehari,dua hari, atau bulan atau tahun.
Cinta itu ditiupkan oleh Allah untuk Sepanjang masa. Jadi tidak ada perpisahan karena sebab cinta itu tidak ada lagi didalam hati seseorang.. (itu menurut hemat saya). Saya pribadi pernah mengalami hal itu, so kenapa musti takut kehilangan cinta, Cinta itu ngak khan hilang selama kita masih ingat akan kasih sayang Allah yang begitu besar. contoh nya seorang cwo mencintai kekasihnya/pacarnya dengan setulus hati, ketika perasaan antara keduanya tidak lagi mengalami cinta yang biasanya mereka anggap Lebih dari yang lain, Kata-kata putus akan terUcap dan Cinta akan sirna antara keduanya. Nach, selama masa istirahat keduanya, cinta akan berkembang dan berkembang tapi tidak mengharapkan sesuatu atau tidak mengharapkan karena sebab (misalnya Sebab dia Baik,cantik,tanpan,soleh,Dewasa,wibawa,Pinter dan sebagainya). Cinta tumbuh seiring “perubahan” tingkat cara berfikir dan pola hidup yang membuat mereka lebih berhati-hati dalam memilih cinta, Maka cinta disini berperan bukan karena sebab, tapi karena Nilai dari cinta itu. artinya begini, seseorang melihat Mantannya sedang menjalani kesendiriannya dan dia terlihat bahagia, maka nilai baginya cinta itu adalah satu(1), tapi ketika cinta itu karena sebab (seperti yang saya jelaskan diatas), maka cinta itu baginya adalah Nol(0), 
Cinta pun memiliki waktu yang lama, buktinya Orang tua kita. kenapa mereka terus mencintai kita, karena mereka sudah Bisa menilai Arti Cinta itu walau sedikit orang tua tidak memahami arti Nilai itu sesungguhnya, mereka lebih Paham menjalani dari pada Menjelaskan secara Detail.
So, jagalah Cinta ini dan berikan Nilai dari Cinta itu, Jangan cinta itu karena sebab.
Terima Kasih ya Allah karena telah memberikan Nilai cinta yang begitu luar biasa.
Salam Cinta.

2 Responses so far »

  1. 1

    ukhti_zahra said,

    October 7, 2008 @ 11:04 pm

    kok sekarang ngomongin tentang CINTA terus sich???

    CINTA itu kan RELATIF…

    paman…ajarin donk caranya bikin blog ginian????

    balas ke email eCy..

  2. 2

    cici said,

    March 29, 2009 @ 8:23 am

    GOOd ..

    nice word,

    mmm, btw, are u done just like u said?

Comment RSS · TrackBack URI

Say your words